Tak Cuma Nemenin Kamu Dirumah Aja, Kopi Juga Bisa Deteksi Dini Covid-19

freepik.com

Pandemi belum usai

Bukannya berakhir, kini malah muncul varian baru yang disinyalir memiliki kemampuan penularan lebih cepat dibandingkan varian sebelumnya. Oleh sebab itu, kita masih harus bersabar dengan tetap taat pada protokol kesehatan dan ngopi di rumah aja. 

Baca : “Rekomendasi Kopi di Tengah Pandemi“.

Selain untuk menemanimu tetap produktif di rumah, kopi juga dapat digunakan sebagai alat deteksi dini untuk mengetahui kamu terinfeksi  covid-19 . 

Mengenal Anosmia

freepik.com

Salah satu gejala paling umum bagi mereka yang terinfeksi virus covid-19 adalah mengalami anosmia. 

Anosmia adalah kondisi hidung tidak bisa merasakan bau atau kehilangan indera penciuman. Gejala ini tidak bisa dianggap sepele. Selain karena virus yang membuat saraf penciuman kita tidak berfungsi, gejala ini juga disebabkan oleh benturan keras pada kepala. 

“Trauma frontal atau trauma kepala bisa menyebabkan trauma atau cedera geser yang mengakibatkan kerusakan pada saraf penciuman,” ucap Raj Sindwani, Ahli THT asal Oho, Amerika Serikat. 

Dalam beberapa kasus, anosmia bisa juga dialami sebagai penyakit bawaan yang diderita pada orang semenjak mereka lahir. Pada kasus lainnya, anosmia bersifat permanen. Pada kasus mereka yang terkena covid-19, anosmia akan sembuh setelah mereka sembuh dari covid-19. 

 Mengetahui Gejala Covid-19 dengan Kopi. 

Pexels.com

Aroma kopi yang begitu khas tentu bisa dengan mudah kita kenali. 

Meski sejatinya setiap jenis kopi (khususnya arabika) punya aroma khas yang berbeda antara satu dengan lainnya, namun aroma khas kopi ini pasti membuat saraf pada indra penciuman kita memberikan respon pada otak dan mengatakan jika aroma ini adalah aroma kopi. Terlebih untuk kalian yang suka untuk menyeduh kopi kalian sendiri (manual brewing) menikmati aroma kopi hasil seduhan kalian tersebut, adalah hal yang wajib untuk dilakukan. 

Saat kalian mengalami anosmia, maka kalian tidak bisa merasakan aroma kopi yang khas tersebut, jika kalian mulai merasakan untuk tidak mampu menghirup aroma kopi seperti biasa, segeralah lakukan tes swab antigen untuk memastikan kalian terinfeksi covid-19 atau tidak.  

Mengobati Anosmia dengan Kopi. 

freepik.com

Jika memang kalian benar mengalami anosmia dan positif terinfeksi covid-19 tetaplah tenang.

Selama kalian tidak memiliki penyakit bawaan dan gejala covid-19 yang kalian alami masih relatif ringan,  lakukanlah isolasi mandiri (isoman), untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 dan tidak ada orang sekitar kalian yang juga ikut terinfeksi. 

Meski saat ini belum ada obat untuk covid-19, bukan berarti  pasien covid-19 tidak bisa sembuh, selama kondisi imun tubuh masih dalam keadaan baik, maka kalian masih bisa sembuh, oleh karena itu jaga kondisi imun tubuh dengan konsumsi makanan sehat serta selalu berpikir positif dan bahagia.  

Selama dalam masa penyembuhan covid-19, konsumsilah kopi secara rutin karena kopi memiliki banyak manfaat. Tubuh yang sehat juga akan kita dapatkan jika konsumsi kopi secara rutin, dianjurkan juga untuk lebih lama menghirup aroma kopi, supaya syaraf penciuman bisa kembali berfungsi dan gejala anosmia yang dialami para pasien covid-19 bisa sembuh. 

Temukan info menarik lainnya mengenai kopi di kopipetani.com. 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*